Gedung Fakultas Pertanian Universitas Riau, Pekanbaru, Riau, Indonesia
IKATANI
Semua Berita

IKA Faperta Unri Sukses Gelar RAF 2026, Dorong Kedaulatan Pangan Riau

Redaksi, IKATANI.ID
12 May 2026 02:43
IKA Faperta Unri Sukses Gelar RAF 2026, Dorong Kedaulatan Pangan Riau

Ikatani.id, PEKANBARU – Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Riau (IKA Faperta Unri) secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus untuk masa bakti 2026-2030 yang dirangkai dengan penyelenggaraan Riau Agriculture Forum (RAF) 2026 di Gedung Integrated Classroom Universitas Riau. Forum strategis ini merupakan hasil kolaborasi bersama Fakultas Pertanian Unri, Bidang SDA dan Ketahanan Pangan IKA Unri, serta Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau.

Ketua IKA Faperta Unri, Aang Ananda Suherman, menyatakan bahwa agenda ini menjadi wadah untuk merespons visi Asta Cita pemerintah dalam mempercepat kedaulatan pangan nasional. Menurutnya, organisasi alumni memiliki tanggung jawab untuk menjadi penghubung antara kepakaran akademis dan implementasi kebijakan di lapangan guna menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

Plt Gubernur Riau, S.F. Hariyanto, menegaskan bahwa pangan merupakan pilar utama dalam menjaga ketahanan sebuah bangsa. Berdasarkan data yang disampaikan, Provinsi Riau mencatatkan kenaikan produksi padi sebesar 12,7% pada periode 2023-2025. SF Hariyanto memproyeksikan kapasitas pemenuhan pangan daerah meningkat menjadi 23% pada tahun 2025 dari sebelumnya 22% pada 2024. Pemerintah daerah berfokus pada tiga strategi utama, yakni akselerasi Indeks Pertanaman (IP) pada lahan baku sawah seluas 59.181 hektare, perluasan areal tanam baru, serta pemanfaatan lahan kering melalui ekspansi Padi Gogo.

Lebih lanjut, akselerasi produksi akan difokuskan pada integrasi padi gogo pada lahan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas 16.000 hektare untuk periode 2025-2026. Hariyanto juga menonjolkan inovasi daerah berupa pelepasan enam varietas unggul padi gogo lokal, termasuk Kalpatali Rambah Samo, Siperak, dan Kuok, yang diharapkan meningkatkan produktivitas lahan secara kompetitif. Pengembangan sumber daya manusia melalui program Petani Milenial dinilai menjadi jantung transformasi menuju ekosistem pertanian yang menguntungkan dan berkelanjutan.

Ketua Umum IKA Unri, Wan Muhammad Hasyim, mengapresiasi progresivitas alumni pertanian dalam mengonsolidasikan potensi intelektual untuk pembangunan daerah. Ia memandang sinergi ini sebagai indikator keberhasilan organisasi alumni dalam memberikan sumbangsih konkret bagi kemajuan ekonomi di Riau, sekaligus menjadi barometer bagi ikatan alumni lainnya di lingkungan Universitas Riau.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unri, Hermandra, menekankan pentingnya kemitraan strategis antara kampus dan alumni. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas peluang karier bagi lulusan baru serta memastikan hasil penelitian universitas dapat diimplementasikan secara efektif untuk menjawab tantangan sektor pertanian di masa depan.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari mitra strategis IKA Faperta Unri, antara lain Bank Indonesia Provinsi Riau, BRK Syariah, PT Bukit Asam, Pertamina Hulu Rokan, Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Riau, Pupuk Indonesia, First Resources, Astra Agro Lestari, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Riau, Texcal Mahato, BULOG Riau Kepri, dan Minamas.

Bagikan: WhatsApp