Sinopsis Film Sri Asih, Film Kedua Dari BCU

Ikatani.id – Film Sri Asih – Usai tertunda pada beberapa waktu, akhirnya Bumilangit Cinematic Universe (BCU) meluncurkan film keduanya yang berjudul Sri Asih. Nah, Sri Asih menjadi sebuah film kedua usai pada tahun 2019 lalu, BCU merilis Gundala yang merupakan film pembuka dari BCU.

Sri Asih adalah film yang diperankan oleh Pevita Pearce yakni sebagai tokoh utamanya dan disutradarai oleh Upi Avianto. Skenarionya sendiri ditulis langsung oleh Upi dengan bantuan sutradara Gundala, Joko Anwar.

Perlu diketahui, Film Sri Asih ini adalah sosok Alana (Pevita Pearce) yang kebingungan lantaran dirinya selalu dipengaruhi amarah. Hingga pada akhirnya ketika ia memasuki usia dewasa, ia menyadari bahwa dirinya bukanlah perempuan biasa.

Di dalam perjalanannya, ia pun semakin kebingungan dengan yang terjadi pada dirinya. Dan di satu sisi lain ia juga merasa bahwa dirinya bisa jadi pelindung bagi orang lain, namun di sisi nya lagi ia takut amarahnya yang tidak terkontrol bisa menghancurkan dunia.

Bahkan menariknya, di dalam film ini nantinya akan tampil juga karakter BCU lainnya yakni Dewi Api yang diperankan oleh Dian Sastrowardoyo. Di dalam film tersebut, Dewi Api ini diceritakan sebagai sosok villain yang memberikan pengaruh buruk kepada Sri Asih.

Tidak hanya ada Pevita Pearce dan juga Dian Sastrowardoyo, Sri Asih juga dimeriahkan oleh artis kenamaan lainnya. Beberapa diantaranya ada Reza Rahadian, Christine Hakim, Dimas Anggara, Jefri Nichol, Randy Pangalila, Revaldo, dan aktris lainnya.

Berbagai komentar positif juga didapatkan oleh Sri Asih ketika mengundang beberapa media pada spesial screening. Nah, salah satu yang memberikan komentar positif adalah Movigoers Indonesia yakni sebuah akun twitter yang gemar me-review film lokal maupun internasional.

Sinopsis Film Sri Asih

Film Sri Asih lebih berfokus pada kisah asal-usul (origin) dari sang superheroine. Nah, sebelum menjadi sosok pahlawan super cantiknya. Sosok yang diperankan oleh Pevita ini aslinya bernama Alana.

Alana ketika lahir ternyata bersamaan dengan meletusnya salah satu gunung berapi di filmnya. Tapi akibat letusan gunungnya yang dahsyat tersebut, Alana pun terpisah dari kedua orang tua kandungnya. Untungnya, ada seorang wanita kaya raya yang mau mengadopsinya.

Nah seiring berjalannya waktu, Alana pun tumbuh menjadi sosok remaja cantik dan kerennya, dimana setiap harinya kekuatan fisik yang ia miliki kian menguat (powerful) saja.

Menyadari hal ini tidak ayal Alana pun merasa penasaran sendiri. Nah setelah ia usut lebih jauh, ternyata kekuatan fisik yang kian menguat ini disebabkan oleh sosoknya yang merupakan reinkarnasi dari sosok dewi super bernama Dewi Asih.

Setelah ia mengetahui semuanya ini. Alana pun akhirnya memutuskan untuk memanfaatkan kekuatan supernya ini untuk membela kebenaran. Namun sayang, ia memiliki sifat gampang marah. Sifat gampang marahnya (dan bahkan tidak bisa ia kontrol) ini, tidak ayal menjadi tantangan terberatnya dalam menjalani profesinya sebagai seorang pahlawan super.

Alana pun pun harus segera bisa mencari cara untuk bisa mengendalikan emosinya ini sebelum menghancurkan dirinya maupun juga sekitarnya. Lantas, bagaimanakah nantinya ia akan melakukan hal tersebut?

Jika kamu penasaran, silahkan cari tahu jawabannya dengan menonton filmnya di bioskop kesayangan kamu.

Karya Superhero Perempuan dengan Latar Belakang Sunda

Sri Asih pertama kali dibuat oleh R. A. Kosasih lewat komik klasik yang pertama kali rilis tepat pada 1954. Karakter perempuan yang memiliki nama asli Nani Wijaya tersebut adalah seorang gadis Sunda yang bekerja sebagai investigator independen dengan kekuatan super setara 250 pria dewasa. Selain itu, ternyata dirinya juga adalah keturunan dewa dan titisan Dewi Sri sebagai dewi keadilan.

Dimana kekuatan yang dimiliki Sri Asih masih ada hubungannya dengan sang leluhur. Bahkan juga selain itu, ia bisa memanifestasikan kekuatan jiwa-jiwa mereka dalam tubuhnya. Dan dari situlah, Sri Asih mampu mengendalikan ruang.

Dan penampilan khas priyayi dari tanah Jawa yang dibangun terlihat pada kemben berwarna hitam, kain panjang batik, lengkap dengan kelat bahu, perhiasan, dan mahkota berwarna emas yang dikenakan Sri Asih. Lantas, apakah kamu sudah tidak sabar ingin menyaksikan kisahnya?

Baik, sekian artikel singkat kali ini yang dapat Mimin bagikan mengenai Sinopsis Film Sri Asih, Film Kedua Dari BCU. Mudah – mudahan dengan adanya informasi diatas yang sudah Mimin buat ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi kalian semua. Serta informasi diatas dapat kalian pergunakan dengan sebaik mungkin.

Leave a Comment